30 Maret 2013 - 18:05

Jum'at (29/3) empat buah husainiyah di kota karkuk dan Baghdad menjadi sasaran peledakan bom kelompok teroris. Ledakan bom di keempat husainiyah tersebut menewaskan 17 orang dan belasan lainnya luka-luka disaat ratusan muslim Syiah sedang menyelanggarakan shalat jum'at.

Menurut Kantor Berita ABNA, anasir teroris di Irak kembali menambah daftar korban kebiadabannya. Jum'at (29/3) empat buah husainiyah di kota karkuk dan Baghdad menjadi sasaran peledakan bom kelompok teroris. Ledakan bom di keempat husainiyah tersebut menewaskan 17 orang dan belasan lainnya luka-luka disaat ratusan muslim Syiah sedang menyelanggarakan shalat jum'at.

Modus operandi yang dilakukan teroris meledakkan ke empat husainiyah tersebut adalah dengan meledakkan empat mobil yang bermuatan bahan peledak di masing-masing husainiyah. Ledakan tersebut menurut pernyataan resmi pihak keamanan menelan korban 17 orang dan belasan lainnya mengalami luka-luka namun menurut laporan tenaga medis dan rumah sakit, yang mengalami luka-luka mencapai angka 95 orang bahkan jumlah korban jiwa kemungkinan besar akan bertambah. Bom tersebut meledak pada saat warga muslim Syiah melaksanakan shalat Jum'at di masing-masing Husainiyah yang juga sekaligus menjadi masjid untuk penyelenggaraan shalat jama'ah warga muslim Syiah setempat.

Sesaat terjadinya ledakan, pihak kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian dan ambulance sibuk mengangkut korban dan dilarikan ke rumah sakit. Teror yang sengaja ditujukan untuk para warga Syiah Irak tersebut juga menciderai Syaikh Muhsin Al Bathatha, wakil Ayatullah al Uzhma Sistani seorang ulama marja taklid Syiah kharimastik Irak.

Disebutkan belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas aksi peledakan tersebut.